METODE PENELITIAN
A.
Lokasi penelitian
Penelitian
ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Daruttaqwa Suci Manyar Gresik.
B.
Jenis Penelitian
Penelitian yang dilakukan oleh peneliti merupakan penelitian deskriptif
atau penjelasaan yaitu penelitian yang menjelaskan hubungan dan pengaruh antara
variabel bebas dan terikat dengan tujuan menjelaskan sampai sejauh mana pengaruh
variabel bebas faktor-faktor antara metode belajar kelompok dan pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar
mata pelajaran akidah akhlak pada peserta didik kelas V.
C.
Data dan Sumber Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif,
atau data berupa angka, yang mana akan diklasifikasikan sesuai dengan variabel-variabel
yang dikaji dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a.
Variabel belajar
kelompok, data yang digunakan diperoleh dari angket atau kuesioner yang diisi oleh
peserta didik
b.
Variabel pembelajaran kontekstual, data yang digunakan
diperoleh dari angket atau kuesioner yang diisi oleh peserta didik
c.
|
Adapun sumber data yang digunakan adalah:
Data primer, definisinya adalah data yang diperoleh secara langsung
oleh peneliti dari obyek penelitian dan belum diolah oleh pihak lain, dalam penelitian
ini data primer diperoleh dari jawaban peserta didik terhadap angket mengenai variabel-variabel
belajar kelompok dan pembelajaran kontekstual.
Data sekunder, definisinya adalah data yang diperoleh oleh peneliti
dimana data tersebut sudah diolah oleh pihak lain, dalam penelitian ini data sekunder
diperoleh dari nilai yang diperoleh peserta didik dari hasil ulangan harian (UH)
yang diberikan kepada peserta didik
D.
Populasi dan Sampel
a.
Populasi
Populasi merupakan suatu syarat yang harus dipenuhi dalam penelitian sebelum
menentukan obyek penelitian. Bila populasi sudah diketahui atau ditentukan,maka
penelitian dapat dilaksanakan. Sedangkan obyek populasi ini yang diambil oleh peneliti
adalah peserta didik Madrasah Ibtidaiyah Daruttaqwa Suci Manyar Gresik
b.
Sampel
Sampel dapat didefinisikan sebagai sebagai sebuah bagian dari populasi (Nasir. 2003). Sampel dalam penelitian
ini adalah peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Daruttaqwa Suci Manyar Gresik sebanyak
35 peserta didik, pengambilan sampel pada peserta didik di kelas V di Madrasah ini
memiliki pertimbangan bahwa,
a. Kondisi sampel sesuai dengan tujuan penelitian,
b. Peserta didik sudah banyak yang kenal dengan peneliti, sehingga peneliti
dalam melakukan observasi dan pengumpulan data ataupun pengisian kuesioner kepada
obyek penelitian, para peserta didik sudah tidak canggung dan akrab.
Pelaksanaan pengambilan sampel terhadap populasi dalam penelitian ini, maka
tekniknya dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel
berdasarkan pertimbangan tertentu (Sugiyono. 2005 : 85) Sampel dalam
penelitian ini adalah peserta didik kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Daruttaqwa
Suci Manyar Gresik sebanyak 35 peserta didik.
E.
Instrumen Penelitian
Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah seperangkat
kuesioner yang berisi tentang serangkaian pertanyaan yang berkaitan dengan variabel-variabel
yang dikaji dalam penelitian.
Kuesioner
ini digunakan untuk mengukur dengan tujuan menghasilkan data kuantitaif yang akurat
dengan menggunakan skala likert yang sudah
dimodifikasi yaitu menghilangkan pernyataan tengah dengan tujuan untuk menghindari
respon yang bermakna ganda dan untuk menghindari kecenderungan sampel memilih pernyataan
yang netral.
F.
Pengumpulan Data
Pengumpulan data dapat dilakukan dalaam berbagai setting, berbagaai
sumber, dan berbagai cara. Bila dilihat dari setting, data dikumpulkan pada setting
alamiah. Jika dilihat dari sumbernya, maka pengumpulan data menggunakan sumber primer
dan sumber sekunder. Sumber primer merupakan sumber data yang langsung memberikan
data kepada pengumpul data, dan sumber sekunder merupakan sumber yang tidak langsung
memberikan data pada pengumpul, misalnya lewat orang lain atau lewat dokumen. Jika
dilihat dari cara atau teknik pengumpulan data maka teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah kuesioner.
a. Teknik Pengumpulan Data melalui Tes Hasil Belajar
Dalam penelitian ini digunakan tes setelah mendapat perlakuan (postest) untuk mengetahui sejauh mana tingkat
ketuntasan belajar peserta didik terhadap materi yang telah diberikan dan diajarkan
oleh gurunya. Sedangkan yang dimaksud dengan metode tes adalah suatu metode yang
digunakan untuk mengetahui pengetahuan yang dimiliki seseorang dengan menggunakan
soal-soal isian dengan batasan tertentu.
Penggunaan metode tes dalam penelitian ini adalah dikarenakan metode ini efektif
untuk mengukur kemampuan peserta didik secara obyektif, adapun kelemahan dan kelebihan
metode tes adalah:
Kelebihannya adalah:
1)
Dapat mengetahui langsung
kemampuan peserta didik
2)
Memiliki
tingkat validitas dan akurasi yang tinggi
Kelemahannya adalah:
1)
Membutuhkan beberapa perangkat
untuk pelaksanaan tes, yaitu soal, waktu dan tempat tes dilaksanakan.
2)
Membutuhkan waktu yang tepat
sesuai dengan kebutuhan data yang diinginkan
Merupakan nilai hasil belajar peserta didik Madrasah Ibtidaiyah
Daruttaqwa Suci Manyar Gresik mata pelajaran Akidah Akhlak Tahun Pelajaran
2014/2015.
b. Teknik Pengumpulan Data dengan Dokumentasi
Dokumentasi merupakan metode untuk memperoleh atau mengetahui sesuatu dengan
buku-buku, arsip yang berhubungan dengan yang diteliti atau suatu metode dengan
melakukan pengumpulan data yang terdokumentasi dalam berbagai publikasi seperti
profil Madrasah Ibtidaiyah Daruttaqwa Suci Manyar Gresik. Adapun kebaikan metode
dokumentasi ini adalah : Lebih cepat dalam perolehan data karena tidak perlu menunggu-nunggu
nara sumber (peserta didik, guru dan kepala sekolah) untuk mencari informasi.
Sedangkan kelemahan dari metode dokumentasi ini adalah:
1.
Data belum tentu valid dan
akurat
2.
Apabila ada dokumen yang
hilang, maka peneliti akan kekurangan dalam mendapatkan informasi.
Metode dokumentasi ini digunakan untuk mengumpulkan tentang data-data atau
informasi dalam penelitian yang berupa lembaran-lembaran informasi dari masa lalu
sampai sekarang berupa profil sekolah dan latar belakang sejarah Madrasah
Ibtidaiyah Daruttaqwa Suci Manyar Gresik
c. Teknik Pengumpulan Data dengan Kuesioner
Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan
seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya.
Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan
pasti variabel yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari responden.
Selain itu kuesioner juga cocok digunakan bila jumlah responden cukup besar dan
tersebar di wilayah yang luas. Selanjutnya setelah data terkumpul maka akan dilakukan
pengujian terhadap instrument-instrumen yang digunakan dalam hal ini yang diuji
adalah tinkat validitas, reliabilitas dari instrumen (angket / kuesioner)
1)
Uji Validitas
Validitas adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur
(Sugiyono. 2005 : 267). Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat
keabsahan (validitas) suatu alat ukur (Sugiyono. 2005 : 47). Sebuah alat ukur
dinyatakan valid apabila mampu mengukur apa yang diinginkan. Tinggi rendahnya alat
ukur menunjukan sejauh mana data yang terkumpul tidak menyimpang dari gambaran tentang
variabel yang dimaksud. Pada penelitian serta uji validitas suatu variabel yang
dinyatakan valid jika r hasil positif,
atau r hasil > 0,30”.
2)
Uji Reliabilitas
Reliabel berarti alat ukur yang bila beberapa kali untuk mengukur objek yang
sama akan menghasilkandata yang sama. Reliabilitas menunjukan pada suatu pengertian
bahwa suatu alat ukur dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul karena
alat ukur tersebut sudah baik. Alat uji reliabilitas suatu variabel dikatakan reliable jika Alpha positif, atau r Alpha
> r-tabel.
G.
Analisis Data
Dalam melaksanakan analisis data pada penyusunan tesis ini maka
akan digunakan software statistik berupa SPSS (Statistic package for Sosial Saintis) for windows ver. 13.0, guna memudahkan analisis serta mendapatkan akurasi
hasil penelitian yang lebih akurat, adapun teknik analisis yang akan digunakan berupa
Teknik analisis deskriptif yaitu dengan perolehan persentase karena penelitian
ini bersifat deskristif tentang variabel bebas dan variabel terikat .
Analisis Regresi bertujuan untuk menentukan persamaan regresi yang baik yang
dapat digunakan untuk menaksir nilai variabel dependen (Algifari. 2000 : 134). Analisis regresi
linier berganda digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh antara variabel bebas
yang terdiri dari, Metode belajar kelompok (X1), Pembelajaran kontekstual
(X2) terhadap variabel terikat yaitu hasil belajar (Y).
Rumus :
Y = a + b1X1
+ b2X2
Dimana :
Y : Variabel terikat (hasil belajar)
a : Konstanta
X1 : Metode belajar kelompok
X2 : Pembelajaran kontekstual
Uji hipotesis
yang digunakan adalah :
1) Uji- t (parsial)
Uji t digunakan untuk mengetahui
adanya pengaruh signifikan variabel bebas yang terdiri dari metode belajar
kelompok (X1), pembelajaran kontekstual (X2) secara individu
(parsial) terhadap variabel terikat yaitu hasil belajar (Y)
Dimana
b : Koefisien regresi
Sb
: Standart Deviasi 
Dalam hal regresi diuji dengan
taraf signifikan 95% (α = 0,05) Hipotesa yang digunakan adalah :
Ho : b = 0, berarti tidak ada pengaruh
yang signifikan antara variabel yang terdiri dari metode belajar kelompok (X1),
pembelajaran kontekstual (X2) terhadap variabel terikat yaitu hasil belajar
(Y)
Ha : b ≠ 0, berarti ada pengaruh yang
significan antara variabel bebas yang terdiri dari metode belajar kelompok (X1),
pembelajaran kontekstual (X2) terhadap variabel terikat yaitu hasil belajar
(Y)
2) Uji F ( Simultan )
Uji F digunakan untuk mengetahui
adanya pengaruh signifikan variabel bebas yang terdiri dari metode belajar
kelompok (X1), dan pembelajaran kontekstual (X2) secara bersama-sama
(simultan) terhadap variabel terikat yaitu hasil belajar (Y)
Rumus :
Dimana :
F: : Fhitung, selanjutnya dibandingkan
dengan Ftabel
R2: : Koefisien determinan
k : Jumlah
variabel
n : Jumlah
responden .
Dalam hal regresi diuji dengan
taraf signifikan 95% (α = 0,05) Hipotesa yag digunakan adalah :
Ho : b = 0, berarti tidak ada pengaruh yang signifikan antara
variabel yang terdiri dari metode belajar kelompok (X1), dan pembelajaran
kontekstual (X2) terhadap variabel terikat yaitu hasil belajar (Y)
Ha : b ≠ 0,
berarti ada pengaruh yang signifikan antara
variabel bebas yang terdiri dari metode belajar kelompok (X1), dan pembelajaran
kontekstual (X2) terhadap variabel terikat yaitu hasil belajar (Y)
Kriteria penolakan hipotesis sebagai
berikut :
Fhitung > Ftabel
maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berarti ada pengaruh yang signifikan antara variabel
bebas yang terdiri dari metode belajar kelompok (X1), dan pembelajaran
kontekstual (X2) terhadap variabel terikat yaitu hasil belajar (Y).pada
mata pelajaran Akidah Ahklak
Fhitung ≤ Ftabel
maka Ho diterima dan Ha ditolak. Berarti tidak ada pengaruh yang signifikan antara
metode belajar kelompok (X1), dan pembelajaran kontekstual (X2)
terhadap variabel terikat yaitu hasil belajar (Y).
H. Keabsahan Data
Untuk menetapkan keabsahan (trustworthiness) data diperlukan teknik pengujian. Keabsahan data dalam
penelitian ini diujur dengan pengujian validitas dan reliabilitas (kehandalan).
Keabsahan data dimaksud untuk memperoleh tingkat kepercayaan yang berkaitan dengan
seberapa jauh kebenaran hasil penelitian, mengungkapkan dan memperjelas data dengan
fakta-fakta aktual di lapangan. Keabsahan data merupakan konsep penting yang diperbaharui
dari konsep kesahihan data (validitas) dan keandalan (realibilitas).
1. Uji validitas dilakukan
dengan mengukur korelasi antara variabel/ item dengan skor total variabel. Cara mengukur validitas konstruk yaitu dengan
mencari korelasi antara masing-masing pertanyaan dengan skor total menggunakan rumus
teknik korelasi product moment. Setelah semua korelasi untuk setiap pertanyaan
dengan skor total diperoleh, nilai-nilai tersebut dibandingkan dengan nilai kritik.
Selanjutnya, jika nilai koefisien korelasi product moment dari suatu pertanyaan
tersebut berada diatas nilai tabel kritik, maka pertanyaan tersebut signifikan.
Uji Validitas Item atau butir dapat dilakukan dengan menggunakan software SPSS.[1]
Untuk proses ini, akan digunakan Uji Korelasi Pearson Product Moment. Dalam uji
ini, setiap item akan diuji relasinya dengan skor total variabel yang dimaksud.
Dalam hal ini masing-masing item yang ada di dalam variabel X dan Y akan diuji relasinya
dengan skor total variabel tersebut.
2. Uji Reliabilitas merupakan
indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat
diandalkan (Singarimbun, 1989). Setiap alat pengukur seharusnya memiliki
kemampuan untuk memberikan hasil pengukuran relatif konsisten dari waktu ke waktu.
Uji Reliabilitas dilakukan dengan uji Alpha CronbachReliabilitas item diuji dengan
melihat Koefisien Alpha dengan melakukan Reliability Analysis dengan SPSS ver. 16.0
for Windows. Akan dilihat nilai Alpha-Cronbach untuk reliabilitas keseluruhan item
dalam satu variabel. Agar lebih teliti, dengan menggunakan SPSS, juga akan dilihat
kolom Corrected Item Total Correlation.

0 Komentar